Penulis : Oriza Sativa (8.3)
Vayza Mina gadis yang sangat benci pelajaran matematika, bahkan saat pelajaran matematika selalu membolos, saat di beri tugas matematika dia menyontek milik temannya. Tidak usah heran jika nilai Matematika Mina selalu buruk.
Suatu hari disekolah Mina kedatangan guru baru. Guru baru tersebut mengajar di pelajaran matematika.
Guru matematika itu bernama Pak Yuta, Pak Yuta ini mengajar di kelas Mina
“Selamat pagi anak anak” ucap Pak Yuta
“Selamat pagi Pak Yuta” jawab sekelas
“Oke siapa yang tidak masuk hari ini?” tanya Pak Yuta
“Berangkat semua Pak” ucap salah satu siswa yang sebangku dengan Mina
“Di pinggir kamu kosong, kemana anaknya? ” Tanya Pak Yuta
“Emm itu Pak saya tidak tau ” Jawab teman sebangku Mina yang bisa di panggil dengan Irene
“Oke hari ini kita ulangan harian, apakah kalian sudah siap?” Tanya Pak Yuta
“Sudah Pak..” Jawab sekelas dengan kompak
“Oke masukan buku kalian kedalam tas, lalu letakan didepan” Ucap Pak Yuta
” Irene ” panggil Pak Yuta pada Irene
“Ah iya Pak kenapa?” Tanya Irene ketakutan , karena Irene berfikir ia akan di hukum
“Panggilkan Mina suruh masuk kekelas, kamu ajak teman mu buat suruh Mina masuk kekelas ya, Saya sudah tau dari guru-guru bahwa Mina suka membolos disaat jam Matematika, padahal nilai dia sangat buruk ” tutur Pak Yuta
“Oke pak, Iva, Ayu ayo ikut aku nyari Mina” Ucap Irene dan mengajak teman-temannya. “Permisi Pak, kita keluar dulu” pamit Irene dan teman-teman nya
Irene, Iva, Ayu keluar untuk mencari Mina, mereka keliling ke sekolah tetapi tidak menemukan batang hidung Mina
“Duh kemana sih Mina?,kita udh cari cari ga ketemu ketemu” kesal Iva
“Kalau kita ga disuruh kita juga ga bakal mau nyariin Mina” ucap Ayu
“Heh ga boleh gitu, ayo cari Mina, tadi kita udah keliling sekolah , yang belum kita kunjungi adalah Gudang barangkali Mina di situ sambil tiduran ,di sanakan ada Sofa” Ucap Irene
“Iya lah , ayo kita kesana” ajak Iva
Mereka bertiga pun menuju ke gudang sekolah, dan yang di ucapkan Irene benar, Mina berada digudang sedang tiduran di sofa dan bermain hp
“MINAAAAAAAA KAMU KEMANA AJA SIH KITA SUDAH CARI KEMANA MANA TERNYATA DI SINI HUH !” Marah Irene pada Mina yang sedang tersenyum tanpa dosa.
“Heheh maaf , ada apa ya? Nyariin aku?” Tanya Mina dengan ekspresi bingung
“Ayo ikut kita kekelas sekarang” ucap Iva lalu menarik tangan Mina untuk di seret kekelas
Setelah sampai di kelas sudah ada Pak Yuta yang sedang menunggu di depan pintu kelas
“Permisi Pak Yuta , ini Mina sudah kami bawa ke sini atas perintah Pak Yuta” Ucap Irene
“Terima kasih ya Irene , Iva, Ayu, kalian silahkan masuk kedalam lalu nulis soal yang sudah bapak tuliskan di papan tulis ” ucap Pak Yuta
“Terimakasih Pak” ucap mereka bertiga yang masuk ke kelas untuk Ulangan matematika
“Vayza Mina” Panggil Pak Yuta
“Eh iya pak” jwab Mina sambil tersenyum
“Kenapa setiap ada pelajaran Matematika, kamu selalu bolos?, Udah gitu nilai kamu di bawah KKM semua, ada yang 10, 20,30 dan paling parah kamu sering mendapatkan nilai 0, apa kamu tidak malu? Pada dirimu sendiri?” Tanya Pak Yuta
“Karna saya benci matematika” jawab Mina tanpa ragu-ragu
“Alasannya?” Tanya Pak Yuta
“Karena Matematika itu susah, buat otak pusing , stres pula saya tidak suka, buat apa saya mempelajari matematika apa lagi rumus rumus, dan terus ngapain ngitung luas bangunan? Saya tidak mau menjadi tukang bangunan pak ” jawab Mina tanpa ceplas-ceplos
“Matematika itu banyak gunanya Mina, asal kamu tau” Ucap Pak Yuta
“Ah kata siapa ” ucap Mina dengan nada pelan-pelan
“Vayza Mina” panggil Pak Yuta
“Eh iya pak kenapa?” Tanya Mina kaget
“Saya nantang kamu, jika kamu mendapat nilai matematika dengan nilai sempurna dan tidak ada kata tidak bolos apa lagi nyontek, saya akan memberikan kamu hadiah gimana? Setuju?” Ucap Pak Yuta
“Emmmm hadiah apa dulu pak?” Tanya Mina
“Rahasia” ucap Pak Yuta
“Emmm ya udh deh aku setuju tantangan bapak jangan lupa hadiahnya pasti” ucap Mina bersemangat
“Oke kalau begitu , bapak tunggu, selama semester bapak kamu harus mendapatkan nilai sempurna gimana? keberatan Vayza Mina? Tanya Pak Yuta
“Ah tidak pak kalau begitu saya pergi dulu” pamit Mina
“Eh eh mau kemana kamu?” Tanya Pak Yuta yang nahan tangan Mina
“Bolos lah pak” jawab Mina
“Masuk kamu ikut ulangan” ucap Pak Yuta
“Baik pak” balas Mina dengan pasrah dan hati tidak iklas
Suara bel pun berbunyi
Tringg tringg
“Ah bunyi juga bel nya aishh pusing banget gila” Ucap Mina lesu
“Mina” panggil Iva yang menghampiri Mina
“Kenapa Va?” tanya Mina bingung
“Tadi kamu bicara apa sama Pak Yuta?” Tanya Iva yang ingin tau
” Ohh ga papa cuman di suruh belajar aja gitu” balas Mina dengan ringan
“Oooh” ucap Iva yang menganggukkan kepalanya.
Saat pulang sekolah Mina membeli buku matematika,saat sampai di rumah Mina langsung stay di ruang belajarnya, ia bersungguh-sungguh untuk mendapat nilai matematika yang sempurna.
“Oke Vayza Mina kamu harus sungguh-sungguh belajar matematika” Ucap Mina meyakinkan dirinya agar bisa mendapatkan nilai yang sempurna
1 bulan kemudian nilai matematika Mina mulai berubah drastis, yang biasanya mendapatkan nilai 0,10,20,50 sekarang ia mendapat nilai 80,90 bahkan 100. Pak Yuta sangat senang jika nilai Mina tidak buruk, bahkan teman-teman Mina heran saat melihat nilai Mina yang berubah jauh lebih baik.
“Woy Mina” panggil seorang anak laki-laki yang biasa dipanggil dengan Daniel
“Hem? Kenapa” tanya Mina yang sedang merapikan buku nya
“Kamu kok nilai matematika nya berubah banget sih?, Kok bisa terus juga ga pernah membolos lagi?” Tanya teman Mina yang duduk di depan Mina atau bisa dipanggil dengan Lia
“Hooh Mina kamu nanti bisa bersaing dengan Lisa si ratu Matematika di kelas ini yang anaknya paling judes, pelit, udah gitu sombong lagi” ucap Naomi yang ceplas-ceplos
“Hush jangan gitu Naomi, ga baik”balas Mina menasehati Naomi
“Heheh abis nya kesel sih” ucap Naomi yang tersenyum dan menampakkan Gigi nya yang rapi
“Kok kamu bisa sih dapet nilai yang bagus, terus kamu juga sekarang ga pernah nyontek ke aku kenapa?” Tanya Irene bingung
“Ya aku mau menjadi Mina yang lebih baik ” jawab Mina dengan ringan.
“Oooooohhh” balas mereka dengan kompak.
6 bulan berlalu Mina sekarang sudah mewakili olimpiade Matematika provinsi, bahkan Mina mengalahkan Lisa si Ratu Matematika. Nilai Mina sekarang selalu 100, dan katanya Mina sudah tidak benci matematika lagi, bahkan ia sangat menyukai matematika.
Waktunya tiba saatnya Pak Yuta memberikan Mina hadiah
“Mina” panggil Pak Yuta di depan kelas
“Iya pak ada apa?” Tanya Mina
“Nih hadiah yang saya janjikan, ayo buka hadiahnya” ucap Pak Yuta lalu memberikan hadiah yang ukurannya cukup besar ke Mina
“Ehh pak ga usah repot-repot Mina iklas kok” tolak Mina
“Tidak apa apa Mina, ini adalah janji saya, saya harus menepati nya “ucap Pak Yuta lalu memberikan hadiah tersebut kepada Mina
“Terima kasih pak” Ucap Mina
“Saya yang harusnya beterima kasih, karena berkat kamu,sekolah kita terkenal” ucap Pak Yuta bangga lalu menepuk pundak Mina
“Heheh ini juga berkat bapak, Karena bapak saya menjadi menyukai matematika,dan saya baru sadar bahwa matematika itu penting bagi kehidupan heheh” balas Mina tersipu malu karena pernah bicara bahwa matematika itu tidak penting
“Ya sudah saya tinggal dulu, jangan lupa buka hadiahnya” ucap Pak Yuta lalu meninggalkan pintu kelas
Tak beberapa kemudian Irene menghampiri Mina yang berdiri di depan pintu kelas
“MINAAAAARIII”teriak Irene pas di telinga Mina
Mina terkejut lalu dengan cepat menutupi telinganya
“Aishh knp? Ren?, Ga ush teriak teriak di kuping ku, sakit tau, tar kalau aku tuli kamu mau tanggung jawab?” Kesal Mina sambil mengerutkan alis dan memajukan bibirnya
“Heheh maaf Min , ehhhh apa ini hadiah dari siapa hmm? Ukurannya juga besar.. wahhhh jangan jangan kamu udah punya cowo yah jujur kamu” kata Irene curiga lalu menyipitkan matanya
“Yehhh bukan , ini dari Pak Yuta ren” balas Mina
“Whatt? Pak Yuta?, Pak Yuta naksir kamu Min?” Tanya Irene kaget dengan cepat mengambil hadiah yang berada di tangan mina
“Hush engga, dulu aku di tantang sama Pak Yuta untuk mendapatkan nilai matematika yang sempurna, kalau aku berhasil aku dapat Hadiah, makanya sekarang aku suka matematika”jelas Mina pada Irene
“Oooo gitu, ayo buka hadiahnya nya” Ucap Irene membawa hadiah ke tempat duduk mereka dan menaruhnya dimeja
Saat Mina membuka hadiahnya betapa terkejutnya Mina saat hadiahnya adalah buku Matematika,tas, sepatu, dan selembar surat
“Hah surat apa ini?” Tanya Mina pada Irene yang sedang melihat hadiahnya sambil tercengang
“Surat ungkapan cinta dari Pak Yuta kali min hahahah” ucap Irene terbahak-bahak
“Irene Irene dasar kebanyakan baca buku romantis sih ” ucap Mina dan menoyor kepala Mina
Lalu Mina membuka surat tersebut dan isinya berupa
Selamat Mina, kamu membanggakan sekolah, bapak harap kamu bisa lebih giat lagi dalam belajar matematika, karena matematika itu penting bagi kehidupan
Salam Pak Yuta Sejak saat itu Mina sanggat menyukai pelajaran matematika dan akhirnya saat kuliah ia menggambil jurusan.
