RESENSI NOVEL”BULAN” KARYA TERE LIYE
Identitas Buku
Judul : Bulan
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Cetakan : ke- 17 (tujuh belas)
Tebal Buku : 396 halaman
Katagori : Fiksi
Novel Bulan merupakan novel yang banyak digemari para remaja saat ini khusuanya siswi SMP Ngeri 1 Slawi . Tere Liye dikenal sebagai penulis novel. Ia lahir di Sumatera Selatan 40 tahun yang lalu dengan nama asli Darwis. Beberapa karyanya yang pernah diangkat ke layar kaca, yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah.
Novel Bulan menceritakan persahabatan Raib, Seli, Ali yang diajak Miss Selena dan Av untuk melakukan diplomasi dengan Klan Matahari. Tujuan mereka adalah membuka portal yang telah ribuan tahun yang lalu tertutup rapat. Mereka juga waspada dengan Tamus dan pasukannya yang masih berusaha keluar dari penjara kegelapan.
Petualangan mereka pun dimulai ketika mereka sampai di Klan Matahari yang ternyata bertepatan dengan festival Bunga Matahari. Festival bunga matahari diikuti juga oleh Raib dan kawan kawan. Petualangan mereka ini bukan hal yang biasa karena mereka harus melewati banyak rintangan di perjalanan dalam mencari bunga matahari.
Setelah mendapatkan bunga matahari itu, akhirnya terungkap bahwa mereka hanya diperdayai oleh konsil Klan Matahari. Setelah mendapatkan bunga matahari, ada satu permintaan bunga matahari untuk bisa diwujudkan oleh bunga matahari itu. Konsil Klan Matahari membuat satu permintaan yang mengejutkan, yaitu dia ingin bekerja sama dengan Tamus untuk menguasai Klan Bumi, Klan Bulan, dan Klan Bintang. Akhirnya terjadilah pertempuran hebat antara konsil matahari dengan Raib, Seli, Ali, Ily, Miss Selena, dan Av.
Novel ini bertema persahabatan empat anak dan kesetiakawanan dalam Festival. Tere Liye menberikan watak pada tokoh-tokohnya, seperti Raib usia 15 tahun, bisa menghilang, mengeluarkan salju, menyerap cahaya, dan berbicara dengan alam. Seli sahabat Raib, bisa mengeluarkan petir, telekinetik, dan menghasilkan cahaya. Ali anak yang jenius, bisa merubah menjadi beruang. Ily usia 17 tahun, mahir dalam menggunakan senjata, mempunyai stategi berperang yang baik, dan mempunyai ketahanan tubuh yang tinggi. Fala-tara-tana lV ketua konsil Klan Matahari, berwatak jahat, dan bisa mengeluarkan petir yang berukuran besar serta memiliki keuatan telekinetik. Miss Selena guru matematika Raib yang merupakan anggota dari Klan Bulan yang hidup di Klan Bumi dan menyatukan Raib dan teman temannya. AV adalah kakek dari Klan Bulan kekuatannya adalah bisa mengobati, memberikan rasa aman, dan bertahan.
Novel Bulan menggunakan alur campuran karena diawal cerita ada bagian yang menceritakan tentang asal usul keempat sekawan yang berasal dari Klan Bulan dan datang ke Klan Bumi. Cerita selanjutnya Tere Liye bercerita tentang petualangan empat sekawan dalam mencari bunga matahari baru pertama kali mekarSudut pandang yang digunakan pada novel tersebut, yaitu orang pertama pelaku sampingan dngan menggunakan kata aku sebagai tokoh Raib. Cerita ini juga banyak menceritakan tentang teman- teman Raib, seperti Ali, Ily, Seli, Av, Miss Selena. Amanat yang ingin disampaikan penulis bahwa Kita harus menanamkan sifat kesetiakawanan kepada siapapun, kita harus berani dalam menghadapi tantangan, dan kita harus kompak dalam bekerja.
Novel Bulan karya Tere Liye bahasa mudah dipahami, ditulis dengan gaya fantasi sehingga para pembaca seolah olah merasakan apa yang dirasakan dalam cerita tersebut. Namun, ada beberapa kejadian yang penjelasannya berada di buku sebelumnya yakni buku Bumi, jadi agak membingungkan bagi orang -orang yang belum membaca buku Bumi. Novel karya Tere Liye banyak memberikan inspirasi bagi pembaca yang suka berpetualang dan banyak memberikan pelajaran tentang arti penting persabahatan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Syafa Talita Sonia (8.9)
Editor : Andika Bayu P. ( 9.5)
