
Smart Edu – Biasanya setiap memasuki Jum’at kliwon, banyak pedagang kembang 7 rupa yang berjualan disisi jalan raya. Menjadi pedagang kembang bukanlah pekerjaan utama mereka melainkan kerjaan sampingan.
Contohnya Ibu Taruni, Beliau pekerjaan sehari-harinya sebagai penjual sayur asem di Pasar Trayeman, Slawi. Rumahnya di Desa Bedug Kecamatan Pangkah. Beliau memilih menjual kembang tujuh rupa sebagai pekerjaan sampingan atas kemauannya sendiri.
Dengan bermodalkan uang sebesar Rp. 300.000, Ibu Taruni memulai pekerjaan ini. Hasil yang diperoleh memang tidak banyak, namun cukup untuk menutup modal, meneruskan modal, dan mencukupi kebutuhan yang belum terpenuhi.
Beliau menjual bunga 7 rupa dengan harga Rp. 5.000-10.000 per-bungkus. Jika sedang sepi, Bu Taruni mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 300.000 saja, jika sedang ramai Beliau mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 400.000. Pendapatan tersebut, Beliau gunakan untuk meneruskan modal dan membeli beberapa kebutuhan yang belum terpenuhi.
Narasumber : Taruni
Penulis : Muhamad Ibrahim (9.6)
Editor : Mufid Mu’tashim (9.8)
